Postingan

Sistem Persamaan Linear Dekomposisi Matriks Metode Crout / Metode Doolite

 Selasa, 1 Febuari 2021 1. METODE DEKOMPOSISI Langkah-langkah menentukan solusi SPL non homogen, dengan metode dekomposisi matrik adalah : (1). Tentukan dekomposisi matrik A, menjadi  A=LU, dengan metode Crout, Doolite,         Cholesky). (2). Tentukanlah nilai Y dari persamaan :              LY=B,        dengan eliminasi maju             (y1, y2, y3, …,yn) (3). Tentukanlah nilai X yang merupakan solusi SPL non homogen, dari persamaan              UX=Y        dengan eliminasi mundur             (xn, xn-1, …,x2,x1). 2. Metode Doolite Doolittle berkebalikan dengan metode crout. Untuk L = segitiga bawah, dan untuk U = segitiga atas.              ...

Sistem Persamaan Linear Eleminasi

     SISTEM PERSAMAAN LINEAR                                   ELEMINASI Selasa, 1 Febuari 2021 Metode eliminasi adalah metode penyelesaian persamaan linear dengan cara menghilangkan salah satu variabel.   Contoh Soal: Tentukanlah nilai  a  dan  b  pada persamaan 3a + b = 12 dan 4a + 2b = 6!   Langkah Pertama : Hilangkan variabel b dengan mengalikan silang nilai konstanta pada kedua persamaan. Konstanta b pada persamaan 3a + b = 12 adalah 1, sedangkan konstanta b pada persamaan 4a + 2b = 6 adalah 2. Perkalian silang: 3a + b = 12 dikalikan 2 à 6a + 2b = 24 4a + 2b = 6 dikalikan 1 à 4a + 2b = 6   Langkah Kedua : Kurangi kedua persamaan baru tersebut. (6a + 2b = 24) – (4a + 2b = 6)          à        6a – 4a = 18 à        2a = 18 à    ...

Determinan Matriks

Gambar
                  Determinan Matriks Selasa, 1 Febuari 2021 Pengertian, Sifat dan Cara Menetukan Nilai Determinan A. Pengertian dan Definisi Determinan Determinan  adalah suatu bilangan real yang diperoleh dari suatu proses dengan aturan tertentu terhadap matriks bujur sangkar. Determinan  dinyatakan sebagai jumlah semua hasil kali dasar bertanda dari matriks bujur sangkar A. Determinan  dari sebuah matriks bujur sangkar A, dinotasikan dengan det(A), atau |A| B. Sifat-Sifat Determinan 1. Jika setiap elemen suatu baris atau kolom dari suatu matriks bujur sangkar A bernilai nol, maka det (A) = 0. 2. Jika A adalah suatu matriks bujur sangkar, maka det (A) = det (A  T ). 3. Jika setiap elemen dari suatu baris atau kolom pada determinan dari matriks A dikalikan dengan suatu skalar k, maka k bisa dikeluarkan dari tanda determinan, atau : det(kA) = k.det(A). 4. Jika matriks B diperoleh dari matriks A dengan cara mempertukarkan du...